coba saja! pilihanmu jadi dua

menarik, kalau ingat pelajaran agama kelas 3 sma dulu

TAKDIR

apa manusia punya kuasa, atau tidak? atau dimana titiknya kita harus berhenti atau menghentikan langkah karena kita yakin takdir sudah memberi tanda silang di hamparan jalan kita?

filosofis betul agaknya?

tapi lucunya, ini yang sering terjadi dan kita alami, sadar atau ga sadar.

misalnya mengulang kalkulus yang dapet C, eh…dapet C lagi, itu takdir atau apa?

okelah…ada yang bodo amat, terus ngulang lagi.

Ada yang bilang udah dari sononya gw kalkulusnya cuma bisa C udahlah!

kapan kita harus bilang kita masih bisa, kapan kita harus bilang ini diluar kemapuan kita?

agaknya harus secara sadar dan jujur betul ke hati kita sendiri, misalnya bahwa kita ini bisanya ini, ga bisanya itu.

tapi guru agama saya dulu ngajarin buat jadi orang yang simpel saja.

"COBA SAJA!" katanya, "nanti pilihanmu jadi dua"

sesimpel itu juga, akhirnya saya putuskan ikut juga tes SCHLUMBERGER beberapa minggu lalu.

first stage……….lolos

second stage……….lolos

first interview………lolos

second interview…………loading……….

coba aja! dengan mencoba kita membuat pilihan hidup kita jadi dua, bisa lolos bisa tidak, bisa bagus bisa tidak.

sesimpel itu juga saya memaknai tes SCHLUMBERGER ini.

pilihan saya sekarang jadi dua

bisa lolos, bisa tidak.

yang tidak pernah mencoba?

gimana mau lolos?

nb: doain saya yah, lolos SCHLUMBERGER, kerja di luar negri…amin :-)



3 Comments so far

  1.    RisMaLia on January 10th, 2007

    aamiin…dah di doain tuh…
    btw…guru agamanya pak sahar bukan….heh…bapak einstein…masih di smandakah?

  2.    rio on January 13th, 2007

    yup bener, pak sahar
    emang pak sahar udah pindah..????

    i dont know….
    yg jelas beliau guru yang baik :-)

  3.    RisMaLia on January 16th, 2007

    gak tau juga sie…tapi banyak guru smanda yang mutasi…

Leave a Reply