Archive for September 4th, 2007

kita dikelilingi orang-orang besar

Handshake

seumur hidupku, baru akhir2 ini, aku sadar, bahwa kita mungkin selama ini selalu dikelilingi "orang2 besar"

tidak semua yang kubilang "orang besar" itu ORANG BESAR. Terkadang ia cuma orang biasa yang tanpa sadar memiliki jiwa yang besar, atau mungkin juga ORANG BESAR yang low profile, jadi tidak mau dianggap besar.

nah, tugas dari orang kecil sepertiku, adalah memulung kebijakan yang ditebarkan oleh "orang-orang besar"

salah satu kebijakan yang ditebar oleh "seorang besar" adalah pertanyaannya sekira satu bulan yang lalu, di suatu sore.

"Rio. apa yang kau lakukan apabila kau sedang sedih? dan apa yang kau lakukan untuk menghilangkan kesedihanmu??"
aku masih loading menunggu inspirasi jawaban, lalu tiba2 dia berkata
"kalau aku biasanya pergi ke masjid, sholat berjamaah, dan setelah itu menyalami semua orang yang ada di masjid hari itu".
Aha,
ini ide yang menarik,
saat kau sedih, pergilah ke masjid, sholat berjamaah, dan salamilah semuuuuaaaaa yang ada di masjid hari itu.
Ini kebijakan besar yang unik, menurutku, idenya bagus dan orisinil, coba kita bikin lebih dramatis.
Setiap kali kita bergenggaman dengan orang lain dan mengucapkan salam,
serasa kita disentakkan bahwa kita tidak sendiri,
serasa kita memulung semangat dari sungging senyum dibibir tiap mereka,
serasa kita sama2 mencipta api lewat kata2 yang menjilat-jilat angkasa,
serasa ada teman kita menebar cinta untuk dunia.
Maka apa kabarmu hari ini?
jika sedih bergelayut, ayo kita menelusup ke shaf mereka,
lalu menjabat erat semua nama
bercerita lewat angin.
membongkar resah yang lama membuncah,
mengirimkan senyum untuk semua kenang,
mengirimkan maaf untuk semua khilaf.
Maka apa kabarmu hari ini?
jika sedih bergelayut, ayo kita menelusup ke shaf mereka,
satu…..
dua…..
aku dapat empat puluh genggam cinta!
kau dapat berapa????????

namimah

Knife20attack

masuk dunia kerja bikin aku belajar hal baru lagi. tiba2 aku teringat lagi sebuah kisah. tentang namimah

suatu kali di negri nun jauh di sana, beberapa ratus tahun yang lalu. seorang kepala rumah tangga berjalan ke pasar. di pasar seseorang menawarkannya seorang budak.

sang penjual berkata, "belilah budak ini, segala kelebihan yang diinginkan majikan ada di dia, rajin bekerja, pandai memasak, tidak pernah membangkang, dan penurut"

aha…ini menarik sekali, pikir sang laki2 itu.

lalu dia pun mendekati sang penjual, lalu bertanya.

"saudaraku, kau telah menjelaskan banyak sekali kelebihan orang ini, lalu apa kekurangannya?"

"dalam banyak hal orang ini baik, kecuali satu, dia suka melakukan namimah!" kata sang penjual.

sang laki2 berpikir ulang, lalu memutuskan tak apalah dia membeli budak itu, toh kekurangannya hanya satu.

singkat  cerita sang budak berpindah tangan, hari ke hari ia bekerja sangat rajin hingga sang majikan senang kepadanya.

sampai suatu ketika, sang budak bertemu istri majikannya, pada suatu sore, sembari berkata "majikanku, sesungguhnya suamimu itu sudah mulai bosan padamu, dia sudah mulai melirik wanita lain, percayalah padaku, tapi jangan katakan pada tuan aku memberitahu ini padamu, cukuplah kau lakukan resep kuno keluarga kami, biasanya, jika ada suami yang mulai ingin berselingkuh, kami mengambil sebagian rambutnya pada saat dia tidur, dan keesokan harinya ia pasti kembali seperti sedia kala"

setelah itu, di lain tempat ia menemui san majikan laki2 sembari berkata "istrimu sudah tidak mencintaimu lagi, dia ingin membunuhmu, kalau tidak percaya, cobalah kau pura2 tidur nanti malam, lihat bagaimana ia menghampirimu"

maka malam itu pun terjadilah, sang istri menghampiri suaminya dengan pisau cukur, lalu kesalah pahaman semakin parah, hingga mereka saling bunuh.

itulah NAMIMAH,

yang dijadikan namimah tidak mesti berita bohong, boleh jadi itu berita benar, yang jika disampaikan membuat orang yang mendengarkan tidak senang.

apa tiba2 kau merasa tidak asing??????