Sang Pecinta
Tiap
kita sebenarnya adalah pecinta, dalam tataran apapun.
Maka Kutulis
ini untuk semua yang sedang mencinta, siapa saja.
Sebagai
seorang kakak, dalam skala tertentu, aku juga seorang pecinta bagi adik-adikku
Tapi
sepertinya agak lancang Aku bercerita tentang cinta, padahal dari dulu cinta itu
tidak pernah sederhana, tapi tidak juga salah sepertinya, kalau kita mencoba membahasakan
cinta dengan cara kita, sekena kita.
“Aku ingin mencintaimu dengan
sederhana”, kata sapardi
Maka sesederhana
itu juga aku menerima adik-adikku, seperti apapun mereka adanya.
Tapi
mencintai juga memiliki tugas menumbuhkan, membuat yang kita cintai berkembang
sampai batas-batas sejauh-jauhnya!
maka, “biar kuncupnya mekar jadi
bunga” kata annis matta
Itu
yang belum selesai aku lakukan,
Sebagai
seorang kakak, kita harus menumbuhkan adik2 kita menjadi orang-orang yang luar
biasa!
Menjadi
pribadi tangguh yang melampaui batas-batas yang kita tidak bisa tembus!
Menuntun
mereka untuk berkelit dari segala rintang yang membuat kita tersungkur!
Dan
mengajari mereka menapaki itu semua dengan kaki mereka sendiri!
maka izinkan kk meminta maaf dengan sederhana dek,
maafkan jika hal terhebat yang pernah aku lakukan hingga saat ini adalah
menumbuhkan kalian menjadi seorang yang biasa-biasa saja.
Comments(2)