Kaukah Itu?

460084_1 

Kita masih menatap senja tenang yang sama kan, adinda? Waktu burung2 bangau itu pulang beriring ke sarang di laut sebrang, lalu lamat-lamat kita bercerita tentang cinta yang tak kurang-kurang datang bertandang, bersama buih2 laut petang, nyiur yang melambai dengan tenang, angin senja yang menyapa lalu hilang.

Aku, sungguh takkan pernah bercerita pada siapapun saja bahwa setengah mati aku jaga untuk tetap rahasia, tentang mata yang memandang dengan cinta, tentang hati yang berdebar bergelora, tentang rindu yang teramat tua teramat renta.

Kita masih menatap senja tenang yang sama kan, adinda? Waktu aku mengusap pelan telapakmu dan berjanji tanpa bicara bahwa takkan punah cerita kita dimakan usia.

Pelan matahari menggelindingi awan merah tua di ufuk sana.

Kaukah itu?

Semburat malu-malu yang menyapaku sambil lalu senja dulu!

(Meskipun belum menikah, tapi puisi ini kudedikasikan untuk semua keluarga bahagia di seantero jagad raya, hehe………)



No Comment

No comments yet

Leave a Reply