Archive for February 14th, 2008

blog yang tidak mengeluh

Saat pertama kali terpikirkan untuk menulis sebuah blog, hal yang
terpikirkan setelah itu adalah bagaimana caranya agar apa yang kita
tulis di blog -yang menurut kita menarik- membuat orang lain tertarik.

Pada kenyataannya tidak semua yang menarik bagi kita itu juga menarik bagi orang lain.

Awal-awalnya, blog itu mungkin semacam diary online, tempat
menampung semua keluh kesah kita yang dulu biasanya disimpan sendiri,
kini dalam batas-batas tertentu kita coba bagi dengan orang lain, atau
lebih dramatisnya kita bagi dengan orang sedunia.

Satu hal yang aku sedapat mungkin coba adalah bahwa blog ini harus
memberikan pelajaran kepada orang lain, ada hikmah yang dapat dinikmati
barang satu dua teguk.

Meskipun ini adalah -bagaimanapun- sebuah diary online, tetap
aku kurang setuju dengan ide mengeluh pada orang sedunia. Blog ini
bukan tempat mengeluh. Orang sedunia ini sudah cukup punya masalah
masing2 tanpa direcoki pula dengan masalah kita, apa pentingnya mereka
mendengar semua keluh kesah kita?

Tapi bagaimanapun juga, inilah yang mungkin jadi alasan kenapa orang
membuat diary kecil mereka jadi terbuka bagi orang sedunia. Alasan
berbagi!

Maka bolehlah satu dua kali kita mengeluh dan berkesah pada diary
jejaring ini, tapi kita adalah orang-orang yang dalam hati sekuat
mungkin bertekad, bahwa dalam setiap tulisan kita pada akhirnya ada
pelajaran bermakna yang  kita bagi.

Setiap keluh dan kesah kita ditutup dengan paragraf semangat untuk bangkit dan bergerak lagi.

Setiap cerita sedih kita diapit dengan dua tawa.

Setiap kesendirian kita diisi dengan keyakinan berkarat bahwa kita bisa untuk tetap luar biasa.

Tapi bagaimana jika semua terasa terlampau mengiris dan menusuk-nusuk?

Maka setiap keluh dan kesah dalam tulisan kita akan diakhiri dengan doa sedalam-dalamnya, pada Dia penuntas segalanya.

Inilah tulisan kita, teman.

Sejumput Blog yang tidak mengeluh.