no turning back

Water_flow_close_zen_16x12
there comes a time in every journey,
when u realize there’s no turning back.

waktu liburan bulan ini, aku reuni dengan teman2 masa kuliah, dan
bercerita banyak tentang kehidupan baru yang kami “dapatkan” sekarang
ini.

“destiny men…. destiny……” selalu itu guyonan konyol yang kami kelakarkan setiap kali bertemu.

bagaimana tidak berteriak lantang “destiny… destiny…” kalau ternyata
orang yang dulu tidak pernah kami sangka2, orang yang selalu diluar
lingkaran kandidat pemegang ipk termaut, atau diluar lingkaran aktivis
kampus organisatoris yang selalu punya retorika menggelegar, juga
diluar lingkaran nama-nama yang akan mudah diingat karna dia orang yang
selalu vokal dan punya peran penting dalam kehidupan ke-kampusan kami
ini, ternyata digulirkan oleh takdir untuk menjadi the choosen, satu
dari sedikit orang yang terpilih untuk masuk sebuah perusahaan minyak
yang punya nama itu.

takdir berjalan dengan cara yang tidak diduga-duga…. terkadang itu
benar-benar menohok, dan membuat kami-kami ini kadang tersenyum, kadang
tersenyum sambil melongok, susah aku menggambarkan bagaimana kenampakan
orang yang tersenyum sembari mengerutkan kening dan berpikir “lha…. kok
si anu malah gini tapi si anu malah gitu??”

no turning back……
seorang teman ditakdirkan terdampar di halmahera….
yang lain di belantara aceh
ada yang di tengah rimba sulawesi
ada yang di hiruk pikuk jakarta
ada yang bolak-balik antar pulau,
ada yang meneruskan studi di sebrang lautan
ada yang masih berjibaku untuk lulus dari kampus
ada yang bentar lagi married

ada sisi-sisi dimana lembar kehidupanmu itu tidak selalu bisa kamu pastikan kemana arahnya…….

lalu kami-kami ini mencoba mengeja terbata-bata. Lalu bercerita lagi
dalam ketawa-ketiwi pelan sambil menyeruput teh seduh dari poci. Kita
ini kan manusia yang akan terus berjuang berbuat yang terbaik yang kita
bisa, tapi bagaimanapun juga, Dia yang maha segala maha.

dalam setiap perjalanan panjang kita, akan ada masanya dimana kita
tiba-tiba sadar bahwa kita sudah tidak mungkin surut ke belakang.
pilihan kita hanya tetap maju, atau hilang sirna dalam pencarian
panjang ini.

tapi setidaknya “sekali berarti, setelah itu mati”



1 Comment so far

  1.    ifa on September 22nd, 2008

    yup, there’s no turning back….
    just keep on moving…ada rencana yang lebih hebat yang IA siapkan untuk kita diujung sana..;)

Leave a Reply