tak luar biasa tak apa

what will you do, if your best isnt good enough?

Aku sering sekali terhenyak waktu tersadar bahwa sebegitu banyaknya apa-apa yang sekuat tenaga kita lakukan ternyata tidak cukup bagus untuk dibilang luar biasa.
Kita berjuang mati-matian menggapai sesuatu, ternyata tidak tergapai.
Mati-matian juga kita mencegah sesuatu nyatanya tidak tercegah.

our best, sometimes isnt good enough.

Seperti konser musik, mati-matian kita memainkan sebuah simfoni, nyatanya orang tidak bertepuk tangan.

Kita sudah tegar memang, meski sedih itu mengalir sendiri bak peluh, tapi kita sudah tegar memang, kita sudah bertahan memang.

**************

Dulu sekali, pernah suatu ketika kita diajarkan dengan tenang, bahwa semakin ikhlas kita punya niat semakin enak kita berbuat, semakin benar kita berencana semakin mungkin kerja kita terlaksana sempurna. Semakin pasrah kita, semakin bisa kita menerima ending episode macam apa juga.

Lalu mulai kapan kita tiba-tiba lupa?
seketika ingat maka buru-buru kita harus berdoa, aminkan ini hai teman! “Tuhan…..bimbing kami pelan-pelan”.

biar khidmat kita bernyanyi, orang tak tepuk tangan, tak mengapa!
biar kuat kita mendaki, puncak belum juga sampai, tak apa!
biar dalam kita menyelam, dasar belum juga nampak, tak apa!

peluh hari-hari kita adalah untuk berbuat yang paling baik yang kita bisa, untuk jadi lebih baik tiap masanya.

meski “terbaik” kita tak cukup luar biasa, tak apa!!!!



1 Comment so far

  1.    ifa on November 5th, 2008

    yang penting prosesnya…bukan hasilnya…
    yang penting niatnya…bukan bagaimana pendapat orang lain…

    bahan kalau sampai ‘tak ada hasilnya’…itu juga hasil…

    aku juga sering bgt ngerasa udah ngelakuin yang terbaik..but it seemed never good enough for them…at least i’ve learnt something…:)

Leave a Reply